> http://myaffiliasisukses.blogspot.com/ My blog for Affiliate Mengapa Menjadi Wirausaha Hanya Sebatas Keinginan ? | Blog Program For Affiliate

Mengapa Menjadi Wirausaha Hanya Sebatas Keinginan ?




“ Fokuslah ke masa depan, karena kita masih ada peluang besar untuk menjadikannya lebih bahagia. Setiap kali fokus pada apa yang kita inginkan, secara otomatis ada motivasi dan tekad berusaha, sebab kita yakin ada peluang untuk mencapainya. Libatkan  Allah yang maha Rahman-Rahiim dalam proses pencapainnya”.



Sekolah, kuliah, melamar pekerjaan, adalah pola konvensional yang menjadi kebiasaan bagi sebagian besar orang sebelum memasuki dunian kerja. Di antara ratusan ribu atau bahkan jutaan pencari kerja tersebut, akhirnya yang lolos dan mendapatkan pekerjaan hampir tidak lebih dari 20%. Kalau begitu keadaannya, sisa dari ribuan yang 80% lainnya pergi ke mana ? jawabannya, pasti menganggur atau menunggu panggilan dari lamaran berikutnya yang serba tidak jelas, atau kursus, atau melanjutkan sekolah dan kuliah, atau mungkin bagi yang frustrasi ada yang memilih jalan pintas yang tidak pantas, menjadi PSK dan melakukan perbuatan yang merugikan sesama.
Pilihan menjadi wirausaha, sejatinya merupakan salah satu alternatif yang paling menjanjikan untuk kehidupan yang akan datang, namun kenyataan mengisyaratkan bahwa pilihan menjadi wirausaha ini belum tumbuh berkembang di kalangan masyarakat dan generasi muda.
Untuk itu pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat dan generasi muda bahkan para siswa di tingkat menengah, harus terus dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan.

Menurut data dan hasil analisa, keinginan untuk menjadi wirausaha itu  cukup tinggi. Data BPS pada tahun 1988 menunjukkan bahwa, lulusan Perguruan Tinggi yang terjun ke dunia wirausaha hanya sekitar 4% dari jumlah penduduk yang berwirausaha. Pada tiga tahun berikutnya hanya naik menjadi 6%. Sebaliknya, prosentase pada lulusan SMA, SMP dan bahkan SD relatif lebih besar dibanding lulusan Perguruan Tinggi yang akan memilih bidang wirausaha. Namun hampir tidak ada intervensi khusus dan sistematis untuk membekali mereka menjadi wirausaha yang berpengetahuan dan berketerampilan terutama intervensi pendidikan dan pelatihan khusus entrepreneurship, penyediaan permodalan dan penciptaan iklim usaha.

Selain itu, hasil analisa di kalangan mahasiswa, menjadi wirausaha cenderung hanya pada batas keinginan. Studi Christian (2003) menemukan bahwa 65% mahasiswa suku Batak memiliki intensi menjadi wirausaha. Penelitian Joli (2004) menemukan 39,5% mahasiswa suku Bali menyatakan ingin menjadi wirausaha, dan 35% sangat ingin menjadi wirausaha. Sementara untuk mahasiswa etnis Tionghoa sebagaimana ditemukan Christine (2004) menemukan sekitar 47%  menyebutkan, ingin dan sangat ingin menjadi wirausaha.
Sedangkan mahasiswa suku Jawa pada tahun 2005 berdasarkan temuan Gerald (2005) menyebutkan bahwa 52,4% mahasiswa menyatakan, ingin dan sangat menginginkan menjadi wirausaha.

Melihat hasil analisa itu, keinginan menjadi wirausaha cukup tinggi, pertanyaannya adalah Mengapa intensi yang relatif cukup tinggi itu ternyata hanya sebatas keinginan, tidak diikuti oleh perilaku wirausaha ? Jawaban yang hampir pasti benar adalah, karena ada faktor lain yang menyebabkan mereka hanya berkeinginan tanpa memulai dan action. Faktor itu adalah ketiadaan Motivasi dan Inkubasi Kewirausahaan yang sistematis dan berkesinambungan dengan dukungan sistem pelatihan yang berkwalitas, akseleratif dan focused, penciptaan iklim usaha dan penyediaan permodalan. 


Responses

0 Respones to "Mengapa Menjadi Wirausaha Hanya Sebatas Keinginan ?"

Posting Komentar

Return to top of page Copyright © 2011 | Platinum Theme Converted into Blogger Template by Hack Tutors