> http://myaffiliasisukses.blogspot.com/ My blog for Affiliate Blog Program For Affiliate: Desember 2012

LEMBAGA INKUBASI DAN MOTIVASI KEWIRAUSAHAAN MANDHALA ABDI MULYAOTIVASI KEWIRAUSAHAAN MANDHALA ABDI MULYA




“ Fokuslah ke masa depan, karena kita masih ada peluang besar untuk menjadikannya lebih bahagia. Setiap kali fokus pada apa yang kita inginkan, secara otomatis ada motivasi dan tekad berusaha, sebab kita yakin ada peluang untuk mencapainya. Libatkan  Allah yang maha Rahman-Rahiim dalam proses pencapainnya”.

DASAR PEMIKIRAN

Sekolah, kuliah, melamar pekerjaan, adalah pola konvensional yang menjadi kebiasaan bagi sebagian besar orang sebelum memasuki dunian kerja. Di antara ratusan ribu atau bahkan jutaan pencari kerja tersebut, akhirnya yang lolos dan mendapatkan pekerjaan hampir tidak lebih dari 20%. Kalau begitu keadaannya, sisa dari ribuan yang 80% lainnya pergi ke mana ? jawabannya, pasti menganggur atau menunggu panggilan dari lamaran berikutnya yang serba tidak jelas, atau kursus, atau melanjutkan sekolah dan kuliah, atau mungkin bagi yang frustrasi ada yang memilih jalan pintas yang tidak pantas, menjadi PSK dan melakukan perbuatan yang merugikan sesama.
Pilihan menjadi wirausaha, sejatinya merupakan salah satu alternatif yang paling menjanjikan untuk kehidupan yang akan datang, namun kenyataan mengisyaratkan bahwa pilihan menjadi wirausaha ini belum tumbuh berkembang di kalangan masyarakat dan generasi muda.
Untuk itu pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat dan generasi muda bahkan para siswa di tingkat menengah, harus terus dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan.

Menurut data dan hasil analisa, keinginan untuk menjadi wirausaha itu  cukup tinggi. Data BPS pada tahun 1988 menunjukkan bahwa, lulusan Perguruan Tinggi yang terjun ke dunia wirausaha hanya sekitar 4% dari jumlah penduduk yang berwirausaha. Pada tiga tahun berikutnya hanya naik menjadi 6%. Sebaliknya, prosentase pada lulusan SMA, SMP dan bahkan SD relatif lebih besar dibanding lulusan Perguruan Tinggi yang akan memilih bidang wirausaha. Namun hampir tidak ada intervensi khusus dan sistematis untuk membekali mereka menjadi wirausaha yang berpengetahuan dan berketerampilan terutama intervensi pendidikan dan pelatihan khusus entrepreneurship, penyediaan permodalan dan penciptaan iklim usaha.

Selain itu, hasil analisa di kalangan mahasiswa, menjadi wirausaha cenderung hanya pada batas keinginan. Studi Christian (2003) menemukan bahwa 65% mahasiswa suku Batak memiliki intensi menjadi wirausaha. Penelitian Joli (2004) menemukan 39,5% mahasiswa suku Bali menyatakan ingin menjadi wirausaha, dan 35% sangat ingin menjadi wirausaha. Sementara untuk mahasiswa etnis Tionghoa sebagaimana ditemukan Christine (2004) menemukan sekitar 47%  menyebutkan, ingin dan sangat ingin menjadi wirausaha.
Sedangkan mahasiswa suku Jawa pada tahun 2005 berdasarkan temuan Gerald (2005) menyebutkan bahwa 52,4% mahasiswa menyatakan, ingin dan sangat menginginkan menjadi wirausaha.

Melihat hasil analisa itu, keinginan menjadi wirausaha cukup tinggi, pertanyaannya adalah Mengapa intensi yang relatif cukup tinggi itu ternyata hanya sebatas keinginan, tidak diikuti oleh perilaku wirausaha ? Jawaban yang hampir pasti benar adalah, karena ada faktor lain yang menyebabkan mereka hanya berkeinginan tanpa memulai dan action. Faktor itu adalah ketiadaan Motivasi dan Inkubasi Kewirausahaan yang sistematis dan berkesinambungan dengan dukungan sistem pelatihan yang berkwalitas, akseleratif dan focused, penciptaan iklim usaha dan penyediaan permodalan.

Amanat Undang-undang nomor 20 tahun 2003 pasal 26 ayat 5 tentang Sistem Pendidikan Nasional menyatakan bahwa kursus dan pelatihan diselenggarakan bagi masyarakat yang memerlukan bekal pengetahuan, keterampilan, kecakapan hidup, dan sikap untuk mengembangkan diri, mengembangkan profesi, bekerja, usaha mandiri, dan/atau melanjutkan
pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Oleh karena itu kursus dan pelatihan bukan sekedar memberikan keterampilan untuk mencari pekerjaan tetapi diharapkan mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

Berdasarkan  realitas data, analisa dan  amanat perundang-undangan diatas, maka  Lembaga Inkubasi dan motivasi Mandhala Abdi Mulya,  bertekad untuk ikut mengambil bagian dari upaya solutif diatas dengan berbagi pengalaman, ilmu pengetahuan dan keterampilan  Kewirausahaan  melalui penyelenggaraan Pelatihan  Kewirausahaan dan Kemitraan, dengan harapan akan terjadi percepatan lahirnya para wirausaha yang kompeten, jujur dan bertanggung jawab.

“Dimana kita berdiri tidaklah penting tapi kemana kita akan melangkah, itulah yang penting.
Siapa diri kita saat ini tidaklah penting tapi menjadi pribadi yang bagaimana, itulah yang penting.
Masa lalu tidaklah penting, Hari ini dan Esok, itulah yang penting.
Bagaimana orang memandang kita tidaklah penting, tapi bagaimana kita memandang Orang lain dan diri kita sendiri, itulah yang penting”.
Yah… Itulah Yang Penting.

VISI DAN MISI

A.   VISI
 “Membangun masyarakat Indonesia yang berjiwa wirausaha, berbekal Ilmu Pengetahuan  dan keterampilan, serta  memiliki jaringan kemitraan strategis yang kuat”
B.   MISI

1.     Menciptakan dan  mengembangkan masyarakat Wirausaha melalui Pendidikan dan Latihan.
2.     Membangun jaringan kemitraan strategis dengan lembaga pemerintahan (Goverment), lembaga pendidikan formal dan non formal (Education), lembaga swadaya masyarakat wirausaha dan UKM (stakeholders),  dan badan usaha (Private)
3.     Menciptakan  lapangan kerja baru melalui pemberdayaan potensi lokal.
4.     Mengembangkan sistem informasi kewirausahaan, bisnis dan  kemitraan melalui  jaringan internet.

PROGRAM LAYANAN

1.   Menjalin kemitraan strategis dengan :
a.  Lembaga pendidikan untuk  penyelenggaraan  Pendidikan dan Latihan Enterpreneurship bagi siswa SMK dan SMU dalam bentuk pembekalan reguler bidang Marketing yang selama ini nyaris luput dari perhatian, padahal bidang itu merupakan kunci utama didalam mengawali berwirausaha sekaligus kunci sukses seorang wirausaha.
b.  Kelompok masyarakat dan UKM dalam pemberdayaan potensi lokal.
c.  Lembaga pemerintahan bidang pendidikan non formal dan informal dalam membantu mensukseskan  program Pendidikan Kewirausahaan Masyarakat (PKM) dan Program Pendidikan Kecakapan Hidup (PKH).
d.   Dunia usaha dan lembaga perbankan.
2.   Membangun pilot projek Bisnis Strategis sebagai miniatur usaha yang mampu mengurangi angka pengangguran dan menjadi solusi bagi angkatan pensiunan.
3.   Memberikan bimbingan IT berkaitan dengan software dan website terutama pada bidang Internet Marketing dan Bisnis Online.
4.   Menyediakan Klinik UKMK sebagai alat untuk menganalisa kegagalan dan kelemahan sebuah aktivitas usaha dengan solusi jitu melalui diagnosis dari sindrom sebuah usaha.

KEUNGGULAN DAN MANFAAT PROGRAM

A.  KEUNGGULAN

1.   Memiliki projek percontohan lembaga usaha mandiri sebagai media latihan dan aplikasi keterampilan terapan bidang marketing.
2.   Memiliki Program Pemberdayaan keluarga melalui Gerakan pengembangan Sentra usaha keluarga (Gerbang Surga) untuk kwalitas produksi digandeng oleh pusat kajian dan laboratorium IGGI.
3.   Memiliki sistem Good Manufacturing Practices (GMP) yang telah disertifikasi oleh Disperindag dan koperasi.
4.   Memiliki Klinik UKMK sebagai alat penyembuh bagi lembaga usaha yang stagnan dan kurang maju.
5.   Memiliki website bisnis yang traffick rank-nya baik dengan content yang berkwalitas sehingga selain mudah di akses lewat search engine google, selama 60 menit pengunjung akan mendapatkan inspirasi dan motivasi.
6.   Memiliki sistem pendidikan dan latihan yang akseleratif dan flexible, dikenal dengan SPEED JET EDUCATION (Pendidikan berkecepatan pesawat jet).
“Kita adalah apa yang kita  pikirkan,  jika kita berpikir akan gagal, maka sejatinya, kita sudah gagal.
Begitu pula, sukses selalu dimulai dari pikiran kita.
So, apa yang harus kita miliki ? jawaban pastinya,  miliki sikap “can do attitude” alias “aku bisa melakukan, pikirkan aku bisa

B.  MANFAAT


1.     Terbentuknya kwalitas lulusan SMK dan SMU dalam bidang Marketing sehingga para lulusan akan mampu mandiri dan berpenghasilan serta memiliki daya tawar di depan perusahaan. 
2.     Terbangunnya percepatan Brand Kewirausahaan yang nyata di lingkungan masyarakat.
3.     Potensi lokal dapat dioptimalkan bagi kesejahteraan masyarakat dan menjadi produk unggulan bagi pelaku usaha di lingkungannya.
4.     Korban PHK dan angkatan pensiunan akan tetap bisa berusaha, kreatif dan berpenghasilan sehingga angka pengangguran dapat ditekan seminimal mungkin dan keteraturan sosial yang aman akan tetap terjaga.
5.     Pelaku Wirausaha akan memiliki website bisnis yang friendly SEO dan mendapatkan media promosi produk barang atau jasa secara gratis lewat Internet.
6.     Pelaku usaha dapat dibantu secara administrative dalam mendapatkan legalitas ijin industry dan sertifikasi halal.
7.     Pelaku usaha yang stagnan dan kurang maju dapat diberdayakan kembali melalui Klinik UKMK.
8.     Program Pendidikan Kewirausahaan Masyarakat (PKM) dan Program Pendidikan Kecakapan Hidup (PKH) yang menjadi amanah Undang-Undang akan terjadi akselerasi sehingga pencapaian program akan cepat terwujud.
9.   Lembaga Perbankan akan mendapat keuntungan yang lebih besar dan merasa aman berinvestasi, karena pelaku wirausaha yang jujur, berkwalitas dan bertanggung jawab saja yang akan terseleksi untuk difasilitasi permodalan ke lembaga perbankan dan kemudian akan didampingi dalam pemanfaatan pinjamannya.

PROGRAM KERJA TAHUN 2013

1.       Mengadakan Worksop Salesmanship Sukabumi.
2.       Mengadakan Latihan Reguler bidang Marketing bagi siswa SMK dan SMU
3.       Pemberdayaan Keluarga melalui Gerakan Pembangunan Sentra Keluarga (Gerbang Surga)
4.       Mengadakan Latihan Reguler bidang Internet Marketing secara offline.
5. Menjalin kemitraan dengan Pemda Kabupaten Sukabumi dalam pendampingan Program pemberdayaan masyarakat. 1)*
6. Menjalin kemitraan dengan Kementerian Koperasi dan UKM dalam pendampingan program pemberdayaan UKMK. 2)*
7.       Membentuk atau menjalin kemitraan strategis dengan lembaga usaha mandiri yang sesuai dengan visi dan misi lembaga. 3)*

Keterangan :  

1)*   nama dan satuan kegiatan disesuaikan dengan Rencana Kerja Pemda Kabupaten Sukabumi.
2)* nama dan satuan kegiatan disesuaikan dengan Rencana kerja Kementerian Koperasi dan UKM
3)*  lembaga usaha terpilih akan mendapatkan promosi gratis secara online di situs BisnisUkm.com dan situs iklan baris lainnya, termasuk  fasilitasi permodalan ke perbankan.






STRUKTUR KELEMBAGAAN

Direktur                     : Saepudin Syah Alam, M.Sc.
Wakil Direktur             : Saepulrohman, S.Pd
Sekretaris                  : Ahmad, S.Pd


Manager administrasi dan keuangan       : Zakiyah Darajat
Manager Pendidikan dan Latihan            : Dadang Robiyanto, A.Md
Manager Kemitraan Strategis                 : Oksa Mahardika, S.Pd
Manager Jaringan Bisnis Internet           : Irma Nur Aryanti, A.Md
Manager Klinik UKMKN                         : Saepudin Syah Alam, M.Sc.
Manager GMP                                     : Saepudin Syah Alam, M.Sc.


[Read More...]


Mengapa Menjadi Wirausaha Hanya Sebatas Keinginan ?




“ Fokuslah ke masa depan, karena kita masih ada peluang besar untuk menjadikannya lebih bahagia. Setiap kali fokus pada apa yang kita inginkan, secara otomatis ada motivasi dan tekad berusaha, sebab kita yakin ada peluang untuk mencapainya. Libatkan  Allah yang maha Rahman-Rahiim dalam proses pencapainnya”.



Sekolah, kuliah, melamar pekerjaan, adalah pola konvensional yang menjadi kebiasaan bagi sebagian besar orang sebelum memasuki dunian kerja. Di antara ratusan ribu atau bahkan jutaan pencari kerja tersebut, akhirnya yang lolos dan mendapatkan pekerjaan hampir tidak lebih dari 20%. Kalau begitu keadaannya, sisa dari ribuan yang 80% lainnya pergi ke mana ? jawabannya, pasti menganggur atau menunggu panggilan dari lamaran berikutnya yang serba tidak jelas, atau kursus, atau melanjutkan sekolah dan kuliah, atau mungkin bagi yang frustrasi ada yang memilih jalan pintas yang tidak pantas, menjadi PSK dan melakukan perbuatan yang merugikan sesama.
Pilihan menjadi wirausaha, sejatinya merupakan salah satu alternatif yang paling menjanjikan untuk kehidupan yang akan datang, namun kenyataan mengisyaratkan bahwa pilihan menjadi wirausaha ini belum tumbuh berkembang di kalangan masyarakat dan generasi muda.
Untuk itu pelatihan kewirausahaan bagi masyarakat dan generasi muda bahkan para siswa di tingkat menengah, harus terus dilakukan secara sistematis dan berkesinambungan.

Menurut data dan hasil analisa, keinginan untuk menjadi wirausaha itu  cukup tinggi. Data BPS pada tahun 1988 menunjukkan bahwa, lulusan Perguruan Tinggi yang terjun ke dunia wirausaha hanya sekitar 4% dari jumlah penduduk yang berwirausaha. Pada tiga tahun berikutnya hanya naik menjadi 6%. Sebaliknya, prosentase pada lulusan SMA, SMP dan bahkan SD relatif lebih besar dibanding lulusan Perguruan Tinggi yang akan memilih bidang wirausaha. Namun hampir tidak ada intervensi khusus dan sistematis untuk membekali mereka menjadi wirausaha yang berpengetahuan dan berketerampilan terutama intervensi pendidikan dan pelatihan khusus entrepreneurship, penyediaan permodalan dan penciptaan iklim usaha.

Selain itu, hasil analisa di kalangan mahasiswa, menjadi wirausaha cenderung hanya pada batas keinginan. Studi Christian (2003) menemukan bahwa 65% mahasiswa suku Batak memiliki intensi menjadi wirausaha. Penelitian Joli (2004) menemukan 39,5% mahasiswa suku Bali menyatakan ingin menjadi wirausaha, dan 35% sangat ingin menjadi wirausaha. Sementara untuk mahasiswa etnis Tionghoa sebagaimana ditemukan Christine (2004) menemukan sekitar 47%  menyebutkan, ingin dan sangat ingin menjadi wirausaha.
Sedangkan mahasiswa suku Jawa pada tahun 2005 berdasarkan temuan Gerald (2005) menyebutkan bahwa 52,4% mahasiswa menyatakan, ingin dan sangat menginginkan menjadi wirausaha.

Melihat hasil analisa itu, keinginan menjadi wirausaha cukup tinggi, pertanyaannya adalah Mengapa intensi yang relatif cukup tinggi itu ternyata hanya sebatas keinginan, tidak diikuti oleh perilaku wirausaha ? Jawaban yang hampir pasti benar adalah, karena ada faktor lain yang menyebabkan mereka hanya berkeinginan tanpa memulai dan action. Faktor itu adalah ketiadaan Motivasi dan Inkubasi Kewirausahaan yang sistematis dan berkesinambungan dengan dukungan sistem pelatihan yang berkwalitas, akseleratif dan focused, penciptaan iklim usaha dan penyediaan permodalan. 
[Read More...]


BEBERAPA TIPE BISNIS UNTUK SAHABAT




Berbagai macam bisnis yang dilakukan para pelaku bisnis terbilang sangat banyak. Bagi anda yang akan memulai bisnis atau sedang menjalankan bisnis tapi masih belum yakin dengan bisnisnya sehingga berkeinginan untuk beralih ke jenis bisnis lain, dalam update tulisan kali ini, saya akan mencoba memberikan gambaran tentang tipe bisnis yang semoga cocok dan menginspirasi anda.

1. Jasa Konsultan

Sebagian besar pebisnis kecil, menengah maupun besar sangat membutuhkan jasa konsultan dalam mengembangkan bisnisnya.  Bagi para pelaku bisnis termasuk anda, hal ini menjadi peluang yang harus dianalisa dan tidak luput dari perhatian. Kenapa ? ya, mungkin saja tipe bisnis ini cocok dengan anda tapi pastinya, tipe ini harus memiliki latar belakang pendidikan dan keahlian yang spesifik atau pengalaman dengan kompetensi yang baik. Contohnya Konsultan Perencanaan Pembangunan, Konsultan Quality Control, Pengacara, Akuntan, Konsultan keuangan, Konsultan Marketing, jasa konseling dan sejenisnya.

2. Affiliasi

Affiliasi merupakan istilah keren dari Perantara atau makelar, tipe bisnis ini, pelakunya  membantu orang lain untuk mencari atau menjual sebuah produk barang atau jasa. Tipe ini cocok bagi yang memiliki jaringan luas tapi modal sedikit bahkan bagi yang tidak punya modal sekalipun. Dalam aplikasinya, hanya bermodal biaya pasang iklan yang memuat nama, nomor kontak/email dan jenis jasa layanannya atau kalau modal dengkul bisa dilakukan dengan promosi dari mulut ke mulut, oke kan ?. Penghasilannya dapat anda terima berdasarkan prosentase dari nilai barang. Contohnya affiliater penjualan mobil, tanah, produk kesehatan, makanan dan minuman, domain website, buku dan sebagainya. Bagaimana prospeknya ? wah, jangan tanya lagi, banyak para affiliater yang sukses dan berkembang menjadi besar.

3. Kontruksi

Kontruksi merupakan tipe bisnis yang nyaris tidak akan pernah mati selama manusia melakukan kegiatan Pembangunan, karena kegiatan kontruksi adalah membangun  atau merenovasi sesuatu.  Dalam tipe ini diperlukan keahlian teknik dan jangan khawatir kalau anda punya keahlian itu, tidak perlu terjun jadi tukang ngaspal atau tukang tembok, karena untuk tukang itu, anda bisa merekrut pekerja yang berkemampuan. Oia, biasanya kalau dalam bisnis kontruksi, penghasilan yang didapat bukan hanya dari hasil keuntungan pembangunan saja, melainkan juga dari maintenancenya alias pemeliharaannya ke depan.

4. Designer

Tipe bisnis ini cocok bagi anda yang memiliki visi dan imaginasi serta keahlian design grafis. Kreativitas dalam design dan kemampuan menterjemahkan keinginan klien secara imaginatif adalah kunci suksesnya.

5. Owner

Owner atau Pemilik perusahaan adalah tipe bisnis yang membutuhkan visi, keahlian managemen dan modal. Nah, kalau anda punya uang banyak, jadilah owner sebuah bisnis. Bila keahlian managemen tidak dimiliki, jangan khawatir, anda bisa menyewa jasa konsultan managen perusahaan. Oia, bagaimana kalau tidak punya visi ?. Wah, kalau begitu, kenapa buat perusahaan atau mendirikan bisnis, itu sama saja dengan buang-buang uang dan energy, benar gak ?. Bagi tipe ini, Visi bisnis harus dimiliki dan tidak bisa ditawar-tawar lagi, pokoknya harus punya. Kalau tidak, lebih baik mundur ke belakang dan pilih tipe bisnis lain. Oke…

 6. Seller dan Reseller

Tipe bisnis ini, ruang lingkupnya mencakup penjualan produk sendiri atau orang lain. Dalam hal ini, si pelaku harus cerdas dalam memilih jenis produksi atau barang orang lain yang akan dijual. Istilah kerennya, marketable, artinya barang atau jasa yang dijual dibutuhkan pasar sehingga saat anda membuka pasar tidak akan terlalu sulit melakukan penjualan.

Baiklah, sahabat sekalian, rasanya cukup dulu saya menulis untuk anda kali ini dan sekali lagi, semoga bisa menginspirasi yah… Salam Sukses. 
[Read More...]


Nikmatnya Menjadi Wirausaha Sukses yang Mandiri




Kenapa saya senang dengan Wirausaha ? karena, dengan berwirausaha, saya menjadi pemilik usaha sendiri, penghasilan yang tidak terbatas sesuai dengan keinginan kita dan yang paling menarik adalah, kreativitas berpikir terus berjalan dinamis. Contohnya, saat saya memasarkan satu produk baru dengan hasil yang kurang diharapkan maka saya terpacu untuk bepikir kreatif dan cerdas agar produk saya bisa marketable alias diinginkan pasar. Kenapa saya harus bertindak demikian ? karena kalau saya tidak kreatif dalam memasarkan produk saya yang baru itu, saya tinggal menunggu waktu jadi seorang wirausahawan yang gagal, pecundang dan terpuruk selama-lamanya. Betul gak ?

Bagaimana dengan sobat semua, masih tertarik dengan Enterpreneurship. Kalau masih ragu bahkan tidak ada hasrat berwirausaha, saya coba berikan beberapa kenikmatan menjadi wirausaha. Oh maaf, bukan hanya sebagai wirausaha lebih tepatnya berbagai kenikmatan menjadi wirausaha mandiri.

Mungkin sobat wirausaha atau yang masih ragu jadi wirausaha sudah tidak sabar mengetahui Kenikmatan seorang wirausaha mandiri ya… Baiklah, ada beberapa kenikmatan menjadi wirausaha mandiri, tapi mohon maaf, saya hanya akan sampaikan 2 kenikmatan saja, kenikmatan lainnya akan dilanjutkan dalam update tulisan berikutnya, tolong simaklah dengan baik :

1.   Kerja keras. 

Kerja keras itu nikmat lho. Kok bisa sih, dimana nikmatnya ? Pasti sobat dah pernah bekerja keras untuk mendapatkan sesuatu kan, dan sudah menjadi rumus hidup, bila kita bekerja keras pasti akan menghasilkan sesuatu baik besar maupun kecil dan kemudian hasil kerja keras itu pasti kita yang merasakan. Nah, saat merasakan hasil kerja kerasnya itulah KENIKMATAN KERJA KERAS dapat kita peroleh. Jadi benar kan, kalau kerja keras itu nikmat dan seorang wirausaha mandiri harus jadi PEKERJA KERAS.

2.   Mengatur  waktu. 

Mengatur waktu dengan baik merupakan salah satu gaya hidup wirausaha. Pengelolaannya harus ditata dengan baik dan benar. Singkatnya, seorang wirausaha harus memahami dan memiliki keahlian MANAGEMEN WAKTU. Karena dengan keahlian itu akan mampu secara mandiri mengatur waktu dalam menjalankan jadwal-jadwal bisnis. Bagi seorang wirausaha mengatur waktu itu mandiri, saya, anda dan kita bukan orang lain. Nah, Keleluasaan mengatur waktu itulah menjadi kenikmatan keduanya.  Berbeda kalau kita menjadi KARYAWAN atau PEKERJA atau ANAK BUAH, keleluasaan mengatur waktu nyaris tidak ada. Mereka hanya menjadi robot atasannya, boneka bosnya. Apapun yang ditetapkan atasan atau bos harus dita’ati, bila menolak, bersiap-siaplah mendapat teguran, ancaman dikurangi gaji atau bahkan pemecatan alias PHK. Wah… ini ribet kan. Bukan hanya sekedar itu, bila kita menjadi karyawan, kita akan merasa enjoy dengan posisinya dan akhirnya akan membunuh kreativitas berpikir dan kemerdekaan hidup. Coba sajalah, dipikir-pikir dalam keheningan di sela-sela istirahat jadi anak buah bos yah…

Bagaimana Sob, masih ragu menjadi wirausaha ? atau malah ingin melarikan diri dari dunia wirausaha ? Think about it, salam kebangkitan.
[Read More...]


BAGAIMANA MENJADI WIRAUSAHA SUKSES





Bagaimana menjadi wirausaha sukses ? Pertanyaan itu yang sering ditanyakan oleh calon wirausahawan. Baiklah, kita jawab dengan singkat saja dulu yah… jawabannya, Tumbuhkan kebiasaan bertindak, Action !

Waduh, Action itu memang singkat dan mudah diucapkan apalagi harus menjadi kebiasaan tapi implementasinya sulit banget. Begitulah biasanya respon yang sering muncul, padahal secara tidak disadari sejalan dengan respon itu, sebenarnya, sama seperti orang yang tidak siap, melangkah mundur dan gagal menjadi seorang enterpreunership. Lho, buat apa bertanya tentang wirausaha sukses kalau akhirnya merespon dengan sikap menggagalkan diri sendiri ya ? think about it, oke....
Saya yakin bagi calon wirausahawan sukses, tidak akan merespon demikian, tetapi sebaliknya, ia akan mengajukan respon yang solutif dari sebuah kesulitan. Misalnya dengan pertanyaan, Bagaimana caranya membangun kebiasaan bertindak itu ?.
Dengan bangga saya siap menjawab pertanyaan calon wirausahawan sukses itu dengan mengutip tulisan David J. Schwartz, pengarang buku best seller “Berpikir dan Berjiwa Besar”.
Dalam tulisan itu di ungkapkan ada 8 kunci sukses menumbuhkan kebiasaanbertindak.
  1. Jadilah “aktivionis”. Jadilah orang yang berbuat. Jadilah pelaksana, bukan sebaliknya.
  2. Jangan menunggu hingga keadaannya sempurna seperti orang yang gagal. Semua itu tidak   akan pernah terjadi. Hadapi penghalang dan kesulitan yang akan menghadang dan cari jalan keluarnya ketika menghadapinya.
  3. .Ingat, gagasan saja tidak akan memberikan keberhasilan. Gagasan atau ide bisnis akan mempunyai nilai hanya jika anda melakukannya.
  4. Gunakan tindakan untuk menghilangkan ketakutan dan mendapatkan kepercayaan diri. Kerjakan apa yang anda takutkan dan ketakutan pun menghilang.  Coba dan lihat hasilnya.
  5. Mulai mesin mental anda secara mekanis. Jangan menunggu hingga jiwa anda menggerakan anda. Ambil tindakan, galilah, dan anda menggerakkan jiwa anda.
  6. Berpikirlah dalam pengertian sekarang. Hindari kebiasaan menunda. Besok, minggu depan, nanti, dan kata-kata serupa yang kerap kali menjadi sinonim dari kata kegagalan dan yakinlah dengan itu pasti tidak akan pernah action. Jadilah orang yang tidak pernah menunda sesuatu.
  7. Do it now  alias lakukan sekarang. Jangan membuang-buang waktu menyiapkan diri untuk bertindak tetapi mulailah bertindak.
  8. Ambil inisiatif. Jadilah polopor. Ambillah inisiatif dan laksanakan. Jadilah sukarelawan. Perlihatkan bahwa anda mempunyai kemampuan dan ambisi untuk berbuat.


Bagaimana sekarang ? Sudah siap menjadi Enterpreuner yang sukses ? Lakukan apa yang harus anda lakukan. Mulailah sekarang juga untuk membangun bisnis anda, bisnis apa saja, bisnis kecil atau besar, it’s oke. Hindari kebanyakan analisa tapi jangan tanpa pertimbangan pula, artinya analisa sangat penting dan wajib dilakukan tetapi janganlah hanyut dengan iramanya sehingga kebiasaan analisa menjadi hambatan kuat untuk bertindak.

Selamat menjadi Enterpreuner Sukses. Salam kebangkitan.
[Read More...]


JIKA ANDA TAKUT MEMULAI USAHA, BACA ARTIKEL INI!




Beberapa waktu yang lalu saya pernah terlibat pembicaraan serius dengan teman satu kuliah saya tentang memulai bisnis. Kebetulan istrinya juga sama-sama satu almamater.
Saat itu posisi teman saya sedang berhenti bekerja dan ingin tahu bagaimana memulai usaha. Karena dulu teman satu kuliah, saya serius untuk mengajaknya berbisnis, memulai usaha kecil.
Setelah mencari beberapa jenis jenis usaha yang prospek, akhirnya saya menelpon teman saya tersebut.Ternyata teman saya tersebut berubah pikiran dan menolak peluang usaha yang saya tawarkan. Penyebabnya adalah dia sudah diterima bekerja di sebuah perusahaan swasta di Jakarta.
Kemudian saya tanyakan kepada istrinya, “Katanya kemaren ayahnya (baca : suami) ingin memulai bisnis. Apa nggak jadi bu? Kenapa?”, tanya saya basa basi. Istrinya menjawab, “Kayaknya dia nggak bakat bisnis deh. Orangnya nggak ulet. Nggak seperti kamu.”
Karena pembicaraan kami di telepon dan saya malas untuk berdebat, akhirnya saya sudahi. Ada satu hal yang masih mengganjal di hati saya pada waktu itu, yaitu ucapan “kayaknya dia nggak bakat deh”. Memang betul, bisnis itu tidak untuk semua orang. Tapi dia kan belum coba, pikir saya. Wah, belum-belum sudah pesimis duluan.
Inilah ketakutan hampir semua orang jika mereka ingin memulai usaha, ”tidak berbakat”. Sekarang menurut anda, apakah seseorang dilahirkan sebagai seorang entrepreneur atau mereka dididik untuk menjadi seorang entrepreneur?
Kalau anda cermati, menanyakan apakah seseorang dilahirkan sebagai entrepreneur atau dididik untuk menjadi entrerepneur adalah sesuatu yang tidak masuk akal. Akan sama halnya jika ada yang menanyakan apakah seseorang dilahirkan sebagai karyawan atau dididik untuk menjadi karyawan.
Atau ada yang tiba-tiba bertanya kepada anda, apakah menjadi karyawan adalah bakat? Bagaimana reaksi anda jika ditanya dengan pertanyaan seperti itu? Pasti anda akan merasa aneh kan?
Orang itu bisa dididik. Mereka bisa dididik untuk menjadi seorang karyawan atau seorang entrepreneur. Memang untuk memulai bisnis, bakat itu mempercepat seseorang untuk sukses.
Saya tidak menyangkal hal tersebut. Tapi kesuksesan itu lebih ditentukan oleh kerja keras. Kesuksesan itu 99% kerja keras, 1% bakat. Hal itu berlaku juga dalam memulai usaha. Seandainyapun memang ada yang berbakat untuk bisnis, bukan berarti bisnis dan investasi itu tidak bisa dipelajari.
Bakat bisa membuat seseorang hebat. Tapi kerja keras dan kerja cerdas bisa membuat seseorang menjadi bagus. Penyebab ada lebih banyak karyawan daripada entrepreneur adalah semata-mata karena sekolah kita mendidik generasi muda untuk menjadi karyawan. Mereka tidak dididik untuk memulai usaha.
Itulah sebabnya, begitu banyak orang tua yang berkata kepada anak-anaknya, ”Pergilah bersekolah supaya kamu kelak mendapat pekerjaan bagus”. Betul demikian? Saya yakin ya. Pernahkah anda mendengar ada orang tua berkata kepada anaknya, ”Pergilah bersekolah supaya kamu menjadi seorang entrepreneur”? Jarang sekali, bahkan tidak ada!
Satu lagi ketakutan jika orang mau terjun memulai usaha baru, takut gagal. Takut nanti bisnis baru-nya hancur lebur. Padahal, penyebab kegagalan bisnis itu bisa dipelajari. Ok, akan saya terangkan kepada anda.
Kalau anda tahu besok takdir anda adalah menjadi seorang entrepreneur yang sukses, apa yang akan anda lakukan? Pasti anda akan tidur-tiduran di sofa yang empuk. Tidak cepat-cepat untuk memulai bisnis.
Mengapa? Karena anda tahu bahwa anda pasti akan sukses. Begitu juga sebaliknya, jika anda tahu bahwa besok anda tidak akan menjadi entrepreneur yang sukses, apa yang anda lakukan?
Pasti anda akan tidur-tiduran, karena anda tahu bahwa takdir anda adalah seorang wirausahawan yang gagal. Gagal dalam memulai usaha. Itulah sebenarnya hikmah tidak ada yang tahu bagaimana masa depan kita. Supaya kita terus berusaha, tidak putus asa dan patah semangat.
So, yang penting adalah jalani proses-nya. Berpikirlah positif selalu. Jangan takut gagal. Tidak ada yang instan di dunia ini. Semua ada harganya. Bersabarlah dan fokus. Tidak pernah ada atlet sepakbola yang tiba-tiba sukses. Mereka perlu berlatih berbulan-bulan bahkan bertahun-tahun.
Sampai saat ini saya juga masih mengalami banyak kegagalan. Tapi saya terus bangkit dan berusaha memperbaiki kesalahan bisnis saya. Semangat bisnis saya terus berkobar.
Setiap kali saya jatuh, terutama disaat awal saya memulai bisnis sendiri, tidak pernah terlintas di benak saya bahwa saya tidak berbakat. Anda juga tidak berpikir saya tidak berbakat menjadi pengusaha suskes khan ? 
[Read More...]


Return to top of page Copyright © 2011 | Platinum Theme Converted into Blogger Template by Hack Tutors